jendela nella s wulan ,

jendela  nella  s wulan     ,

Kamis, 27 Oktober 2011

ANGIN

hati siapa yang terapung di lautan
tulang tulang itu selami lebuh mantra
langgam lafadz mendebur
terburai melarut anyir merah asin
tamparan angin sana sini, menghampar lara
silih berganti,  bergeming hening

menyaksi , menyimak _ aku
mata senyap, memandang pedih
telinga menaut tanya : " di mana ini ?"
tiup angin betapa kini
menyimak bisik sebisaku, agar tetap semilir
biar rimbun berdoa,  untuk tak berucap lain

tenang menawan, ayomi para makhluk
sekap pintu pintu relung terindah
: raih buana, pesona semesta
lentur melebur, lebur kian debur!
menambat tulang di rusuk rusuknya
dipiuh angin lautan ke benua

*****
bandung, 28 Oktober 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar