jendela nella s wulan ,

jendela  nella  s wulan     ,

Selasa, 28 Februari 2017

PUISI KULINER 1



PINDANG  IKAN
Oleh : Nella S. Wulan

nenek menata ikan dipanci
banyak bumbu alas daun salam berjajar
ikan ikan mas plus
taburan irisan bawang merah putih
jahe, lengkuas, garam, gula

nenek mengiris kecil cabe merah
“walau panas cabe tak  sepanas rasa
irisannya akanlah menghangatkan”

diambilnya bongkahan gula merah
“kuiris juga gula ini untuk manis pindang,
semanis pula hari hari yang akan kita lalui
walau pahit asam mestilah ada”

dipungutnya sejumput asam
“untuk menambah indah”
aku termangu

kunantikan pindang masak
nenek terduduk, menyimak lantunan jarum jam
keningnya kian berkerut
oleh asam manis kehidupan










*****Bandung, 21 February 2017



GURILEM  (crispy)
Oleh: Nella S.Wulan

kerupuk sagu diaduk ramai
dibebatu kecil panas: sangrai, hingga mengembang
hingga dingin, dicampur bumbu sambal
teraduk panas rasa
diranah satu, dua pun tiga pedas

kriuk, menyimak gurilem kriuk
banyak orang suka ringannya
kriuk kriuk dari warung ke supermarket
gurilem merekatkan bebahu sahabat
dari sunda  ke kota kota lain


·       











*****  Bandung, 21 February 2017

d poems will be appeared on next Culinary Anthology 
gathered by some teachers' poems  :)

TEBAL TIPIS

(*repost 2012)

dua bunyi _ mereka bicara dengan hati dan tangan
satu suara _ mereka menari dengan pikir dan kaki
angka imbang _ kokoh huruf huruf berjalan 
dan berlarian ditubuh tubuh kita
mengerut kening, menyaring pasir tanda tanda baca

dengan segenap kata dan sembab,
konstelasi kota perlahan beranjak
dari gelap, runyam ke remang,
dari temaram sunyi menuju nyala
dua dentang, perdetik degam denting, 

mengusap kokoh kening, 
membasuh bening peluh 
yang mungkin
perlahan meneteskan serenade kisah
: akan ketukan jarak


*****
bandung, 07- 09 Pebruari 2012

Kamis, 02 Februari 2017

NEGERI SINGA PUTIH


NEGERI SINGA PUTIH ( MERLION)

tungkai kita berat ringan mengayun
di dasar ke lorong awal ke lorong berikut
jumpai lahan berkilometer di bawah di atas
ditarik kencang mesin tangga
menempuh lelampu akar kereta kereta jet
dengan kepulan dari gumpal asa pun tanya

tungkai kita alunkan pagi senja kemalam
tiada keluh lembab berpeluh
berkawan hembus arakan angin teluk
beradu ambil gambar cermin sendiri pun kerumun
kitaran kidung taman singa putih
menepikan penat berjam depaan langkah

tungkai kita lalui rindu bestari
menatap pepintu tak biasa
dari dasar menjulang instalasi kota
di bawah tanah memeram rindang kehidupan
kerlip lelampu tiba seusai lembayung
indah melambai tertib kesepuluh jemari
.
*S'pore: Merlion Park,Clementi,Esplanade,Bugis st,
Little India, Rochor rd_in a morning
^ NSW, A backpacker's poem

***** Bandung, 26 January 2017

A PIECE OF A BACKPACK TO SINGAPORE


A PIECE OF A BACKPACK TO SINGAPORE

A Singapore-tour of writer traveling was interested me in. By fourtieth fellows of some Bandung English teachers, West Java Literacy teachers and several Junior High students, I’ve got a nice journey on 05th up to 07th January 2017. It extremely was unforgettable days in The White Lion Country. A great place that I’ve just known before from tv and the news, was in front of my eyes.
Singapore is being known by a Merlion Statue. It had Temasek legend story up. It is a clean country which spread out as large as Jakarta. The people is so much fewer than Indonesian, but the 5 various nations ( Chinese, Europe, Malay, Indian and Arabian) have been living well and peacefully. This quiet country has great city-installation and five underground livings. How could it be? Awesome. It really is! Lots of MRT, the underground jet-trains have become important transports. Most people has taken it up for reaching their offices, schools and places they intend to go . . .

to be continued ...

***** Bandung,31th January 2017

Sabtu, 27 Agustus 2016

DEDAUN BEBUNGA DI PEPOHON


daun daun membesar
angin bergulung menggoyang kiri kanan
tangkainya kian cepat kering
segera ia menarik narik dahan
demi menabahkan diri
untuk tak lama berdiam
untuk bertahan lebih
dari sengat udara

ia menukik pelan
turut kicau mematuk
menatap erat
hingga daun membasah

...



***** Bandung, 25-27 Agustus 2016

JUMPA KAKAK

suatu waktu dihari yang tak biasa
kujumpa seseorang,
. . .

cekidot

Kamis, 11 Agustus 2016

BEBINAR BANGSA

BEBINAR BANGSA (* NATIONS'S SPARKLING)


disuatu masa
dinding dinding memecah lubang catnya
getar kaki kaki remaja ke dewasa
oleh tangan tangan berpena berkarakter
: memuat tanya tanya jawab, tawacanda
serta kening kerut tak berkesudah

bebangku mengelupaskan penat
setelah memunculkan bintang
pendar dikejora pun bintang unggul
sesekali beradu panco: dari syak ke pedih
berebut genggam langkah ke samping ke depan

seketika suatu bangku senja
bermain keras sekitar
dada ke bahu ke lengan
yang terjerembab, terkulai tuk sampai menggapai
: tunggu, tunggu dimudah lembar esok

***** Bandung, 12 Agustus 2016

Pleasantly to know the bench stars sparkling up,
, nsw